Debu jalanan menempel di kaca helm Panca Saputra saat motor operasional Serlog miliknya berhenti di depan sebuah SD Negeri di pinggiran Jakarta. Jaket abu-abunya...
Debu jalanan menempel di kaca helm Panca Saputra saat motor operasional Serlog miliknya berhenti di depan sebuah SD Negeri di pinggiran Jakarta. Jaket abu-abunya yang bersahaja dengan logo SL hijau tampak mencolok di tengah kerumunan orang tua murid yang sedang protes.
Panca turun, tinggi badannya...
Debu jalanan menempel di kaca helm Panca Saputra saat motor operasional Serlog miliknya berhenti di depan sebuah SD Negeri di pinggiran Jakarta. Jaket abu-abunya...
Debu jalanan menempel di kaca helm Panca Saputra saat motor operasional Serlog miliknya berhenti di depan sebuah SD Negeri di pinggiran Jakarta. Jaket abu-abunya yang bersahaja dengan logo SL hijau tampak mencolok di tengah kerumunan orang tua murid yang sedang protes.
Panca turun, tinggi badannya...
Debu jalanan menempel di kaca helm Panca Saputra saat motor operasional Serlog miliknya berhenti di depan sebuah SD Negeri di pinggiran Jakarta. Jaket abu-abunya...
Lantai marmer aula hotel itu berkilau hingga Panca Saputra bisa melihat bayangan wajahnya. Berdiri tegak setinggi 180 sentimeter, Panca tampak mencolok di sudut ruangan. Jaket abu-abu Serlog miliknya sedikit berdebu di bagian bahu karena baru saja membelah kemacetan. Logo SL hijau di dada kiri...
Membeli kemakmuran dengan cara kelaparan adalah ide jenius bagi mereka yang gagal logika, namun bagi penguasa yang malas berpikir, memeras keringat rakyat jauh lebih...
Membeli kemakmuran dengan cara kelaparan adalah ide jenius bagi mereka yang gagal logika, namun bagi penguasa yang malas berpikir, memeras keringat rakyat jauh lebih praktis daripada menciptakan lapangan kerja yang bermartabat. Kita dipaksa memilih antara ikat pinggang yang mencekik perut atau mengejar fatamorgana cuan...