BerandaBeritaKasus CPU Intel: Jangan Beli?

Kasus CPU Intel: Jangan Beli?

Date:

Related stories

RESENSI BUKU: Menggugat Tirani Kertas di Tanah Ulayat

Judul Buku: Daerah Istimewa Dimana? Rekonstruksi Konstitusional untuk Masyarakat...

Mengawal Arah Kebijakan Fiskal 2026: Strategi Ekstensifikasi di Tengah Target Ambisius

JAKARTA – Tahun 2026 menjadi periode krusial bagi arsitektur...

Dilema Dompet Tipis dan Ilusi Pendapatan

Membeli kemakmuran dengan cara kelaparan adalah ide jenius bagi...

Matinya Simfoni Di Tanah Kayu Dan Tragedi Efisiensi Global

Ketika melodi piano tidak lagi mampu menutupi suara mesin...

Dugaan Korupsi Kredit BNI Rp 34 Miliar, Kejari Padang Segel Rumah dan Kantor Anggota DPRD Sumbar

Operasi yang berlangsung pada Senin (17/11/2025) tersebut menyasar dua...
spot_imgspot_img

Baru-baru ini, Intel menghadapi masalah besar terkait ketidakstabilan pada prosesor generasi ke-13 dan ke-14, terutama model K, KF, dan KS. Intel telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyarankan pengguna untuk tidak menggunakan profil daya “Baseline” yang ditawarkan oleh vendor motherboard. Sebagai gantinya, mereka merekomendasikan pengaturan default Intel untuk mengurangi ketidakstabilan【12†source】【13†source】.

Penyebab Ketidakstabilan

Masalah utama yang menyebabkan ketidakstabilan ini adalah konfigurasi daya dan panas yang berlebihan. Profil daya yang tidak direkomendasikan oleh Intel dapat menyebabkan masalah panas berlebih, yang pada akhirnya mengakibatkan crash pada game, terutama yang berbasis Unreal Engine. Meskipun beberapa pembaruan BIOS dari produsen motherboard telah dirilis untuk mengatasi sebagian dari masalah ini, Intel mengakui bahwa penyebab utama ketidakstabilan masih belum ditemukan【12†source】.

Dampak pada Pengguna

Bagi pengguna yang memiliki prosesor generasi terbaru ini, masalah ini sangat mengganggu. Crash yang sering terjadi saat bermain game atau menjalankan aplikasi berat dapat mengganggu produktivitas dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Intel berencana untuk merilis lebih banyak pembaruan BIOS sebelum 19 Juli 2024, namun belum ada jaminan bahwa ini akan sepenuhnya menyelesaikan masalah【13†source】.

Apakah Masih Bijak Membeli CPU Intel?

Dengan adanya masalah ini, banyak pengguna yang mulai meragukan apakah masih bijak untuk membeli CPU Intel saat ini. Jika Anda sangat bergantung pada stabilitas dan kinerja untuk tugas-tugas berat seperti pengolahan neural network, mungkin ada baiknya mempertimbangkan alternatif lain.

Alternatif Terbaik untuk Neural PC

Untuk pengguna yang mencari CPU stabil dan kuat untuk neural PC, AMD Ryzen adalah salah satu alternatif yang paling disarankan. Ryzen 7 7800X3D, misalnya, dikenal lebih cepat dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan Intel Core i9 14900K dalam banyak tes game dan aplikasi berat【13†source】.

Selain itu, AMD juga memiliki arsitektur yang lebih efisien dalam menangani tugas-tugas paralel, yang sangat berguna untuk aplikasi neural network. Prosesor AMD juga cenderung lebih stabil dalam pengaturan daya default mereka, mengurangi risiko ketidakstabilan yang sering terjadi pada CPU Intel saat ini.

Kesimpulan

Dengan masalah ketidakstabilan yang sedang dihadapi oleh Intel, mungkin saat ini bukan waktu yang tepat untuk membeli CPU mereka, terutama jika Anda memerlukan kinerja dan stabilitas tinggi untuk neural PC. AMD Ryzen menawarkan alternatif yang kuat dan andal, menjadikannya pilihan yang bijak untuk kebutuhan komputasi berat Anda.

Untuk informasi lebih lanjut tentang masalah ini, Anda dapat membaca artikel lengkap di AnandTech dan PCGamesN【12†source】【13†source】.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini