Capres 2024

Date:

Related stories

RESENSI BUKU: Menggugat Tirani Kertas di Tanah Ulayat

Judul Buku: Daerah Istimewa Dimana? Rekonstruksi Konstitusional untuk Masyarakat...

Mengawal Arah Kebijakan Fiskal 2026: Strategi Ekstensifikasi di Tengah Target Ambisius

JAKARTA – Tahun 2026 menjadi periode krusial bagi arsitektur...

Dilema Dompet Tipis dan Ilusi Pendapatan

Membeli kemakmuran dengan cara kelaparan adalah ide jenius bagi...

Matinya Simfoni Di Tanah Kayu Dan Tragedi Efisiensi Global

Ketika melodi piano tidak lagi mampu menutupi suara mesin...

Dugaan Korupsi Kredit BNI Rp 34 Miliar, Kejari Padang Segel Rumah dan Kantor Anggota DPRD Sumbar

Operasi yang berlangsung pada Senin (17/11/2025) tersebut menyasar dua...
spot_imgspot_img

Pemimpin di Indonesia dihargai dan dihormati karena menjalankan peran penting dalam masyarakat. Syarat penting dalam kepemimpinan mencakup: harkat, martabat, nama baik, kejujuran, dan keadilan. Harkat merujuk pada kedudukan dan derajat seseorang dalam masyarakat. Pemimpin yang baik dihormati karena mampu menjaga dan meningkatkan harkat dirinya sendiri serta memberikan penghargaan kepada harkat setiap individu di bawah kepemimpinannya. Ini melibatkan sikap hormat dan penghargaan terhadap nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Martabat berkaitan dengan tingkat kehormatan dan status sosial seseorang. Pemimpin yang memiliki martabat dihormati karena kemampuannya memimpin dengan integritas, bijaksana, dan penuh tanggung jawab. Martabat pemimpin juga terkait erat dengan kemampuannya menjaga integritas dan moralitasnya dalam menghadapi berbagai tantangan. Nama baik mencerminkan reputasi dan pandangan masyarakat terhadap seseorang. Pemimpin yang baik dihargai karena menjaga nama baiknya dan juga nama baik kelompok atau komunitas yang dipimpinnya. Pemimpin yang dapat dipercaya, memiliki integritas, dan menjalankan tugasnya dengan baik akan menciptakan reputasi positif di mata masyarakat. Kejujuran adalah kualitas yang sangat dihargai dalam kepemimpinan. Pemimpin yang jujur membangun kepercayaan dengan anggota masyarakatnya. Masyarakat percaya bahwa pemimpinnya akan mengambil keputusan yang adil dan baik untuk kepentingan bersama. Kejujuran juga mencakup keterbukaan dan transparansi dalam berkomunikasi. Keadilan merupakan prinsip yang fundamental dalam kepemimpinan di adat Indonesia. Pemimpin diharapkan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan tindakan yang diambilnya adil dan menghormati hak-hak setiap individu. Keadilan juga berarti pemimpin harus menghindari sikap diskriminatif dan menjunjung tinggi norma-norma keadilan sosial. Dari 5 hal di atas menurut Anda siapakah di antara Capres yang paling memenuhi syarat?

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini