BerandaSastra & Karya Kreatif

Sastra & Karya Kreatif

PANCA 15: TEROR KEMATIAN TAK MEMBUNGKAM KEBENARAN

Gerimis tipis membasahi aspal di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, saat motor operasional Serlog milik Panca Saputra berhenti di depan sebuah rumah yang kini...
spot_img

Keep exploring

PANCA 13: RAHIM KOTAK AMAL

Panggung sirkus birokrasi kini sedang memasuki wilayah paling sensitif: kotak amal masjid. Panca Saputra...

PANCA 12: GEMPA DARI TANJUNG PRIOK

Hujan memang masih turun dari langit, tapi gempanya datang dari bumi: Bumi DPR Senayan....

PANCA 11: GRAVITASI KEKUASAAN

Panca Saputra menghentikan motor Serlog miliknya di depan sebuah kantor kementerian yang tampak kaku...

PANCA 10: DIALEKTIKA DI ATAS TEBING

Motor operasional Serlog milik Panca Saputra menderu pelan saat menanjak jalanan berliku menuju Bojong...

PANCA 09: SANDIWARA DI TANAH DAPIL

Debu kering beterbangan di sebuah desa terpencil saat motor operasional Serlog milik Panca Saputra...

PANCA 08: AHLI DALAM SORAK-SORAI

Langkah sepatu bot Panca Saputra bergema di lantai granit selasar gedung DPR yang dingin....

PANCA 07: MANDAT YANG TERGADAI

Gedung kura-kura di Senayan itu tampak megah, namun di dalamnya, lorong-lorong ruang komisi terasa...

PANCA 06: ANATOMI RAHIM PENCUCIAN UANG

Panca Saputra duduk di sebuah warung kopi pinggir jalan, menyeruput kopi hitamnya yang mulai...

PANCA 05: GENERASI PENYINTAS ETIKA

Panca Saputra duduk di bangku kayu panjang depan gudang sortir Serlog yang riuh. Di...

PANCA 04: PERANG REGULASI DI SENAYAN

Panca Saputra berlutut di aspal parkiran ruko yang retak, tangannya yang kotor oleh oli...

PANCA 03: KERISAUAN KURIR RAKYAT

Matahari Jakarta pukul satu siang terasa seperti menempel di kulit. Panca Saputra menyeka keringat...

PANCA 02: EFEK LIAR ANGGARAN MERCUSUAR

Debu jalanan menempel di kaca helm Panca Saputra saat motor operasional Serlog miliknya berhenti...

Latest articles

Gunung Padang: Membaca Jejak Keagungan di Bawah Langit Cianjur

Sore tadi, suasana di Serambi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia terasa begitu hidup....

Elegi Satu Abad Jam Gadang: Ingatan, Luka, dan Waktu yang Terus Berdetak setelah 187 nyawa

Pagi ini, udara Jakarta yang pengap seolah tersapu oleh bayangan kabut dingin dari Ngarai...

Bas sang Maestro: Donny Fattah (1949–2026)

Panggung musik Indonesia kehilangan salah satu pilar utamanya. Donny Fattah Gagola, sang pembetot bas...

Nuansa Bening yang Takkan Padam: Vidi Aldiano (1990–2026)

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Oxavia Aldiano, yang lebih kita...