Penguasaan kosakata merupakan fondasi utama dalam pembelajaran bahasa Inggris. Tanpa kosakata yang memadai, siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami materi, berkomunikasi secara lisan, maupun mengekspresikan gagasan secara tertulis. Kondisi inilah yang menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Meningkatkan Kosakata Siswa dengan Intensive Listening Bahasa Inggris Menggunakan Pembelajaran yang Menyenangkan dan Aktif” di SMP Pondok Pesantren Modern Al Ghozali, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Pamulang serta diikuti oleh 40 siswa kelas 8 sebagai peserta utama.
Tantangan Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah
Berdasarkan hasil observasi awal, siswa SMP Pondok Modern Al Ghozali sebenarnya telah memiliki dasar kosakata bahasa Inggris yang cukup. Mereka mampu mengenali dan memahami kosakata yang umum digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Namun, kosakata tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dalam praktik berbahasa.
Sebagian besar siswa masih bersifat pasif dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan. Rasa kurang percaya diri, minimnya pembiasaan berbahasa Inggris, serta metode pembelajaran listening yang kurang variatif menjadi faktor utama yang menghambat perkembangan keterampilan berbahasa siswa. Akibatnya, meskipun siswa cukup aktif di kelas, hasil akademik bahasa Inggris, khususnya pada aspek listening dan kosakata, masih tergolong rendah.
Intensive Listening dengan Pendekatan Menyenangkan dan Aktif
Menjawab permasalahan tersebut, kegiatan PKM ini dirancang dengan menerapkan pembelajaran listening intensif yang dikombinasikan dengan pendekatan fun and active learning. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada mendengarkan materi audio, tetapi juga melibatkan siswa secara aktif melalui berbagai aktivitas interaktif.
Metode yang digunakan antara lain:
- Language games seperti whisper chain, listen and draw, ordering challenge, dan fill in the blank
- Diskusi kelompok dan tanya jawab interaktif
- Role play sederhana
- Penggunaan media visual yang menarik
Melalui aktivitas tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak untuk merespons, berdiskusi, dan menggunakan kosakata baru secara langsung dalam suasana yang menyenangkan.
Hasil yang Positif dan Menggembirakan
Pelaksanaan program PKM yang berlangsung pada 31 Oktober–2 November 2025 menunjukkan hasil yang sangat positif. Siswa terlihat lebih antusias dan bersemangat mengikuti pembelajaran bahasa Inggris. Suasana kelas menjadi lebih hidup, santai, dan tidak menegangkan.
Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan listening. Siswa lebih berani mengemukakan jawaban, mengikuti instruksi lisan, serta menggunakan kosakata bahasa Inggris dalam interaksi sederhana. Melalui latihan mendengarkan yang dilakukan secara intensif dan berulang, siswa mulai terbiasa mengenali bunyi, makna, dan penggunaan kosakata dalam konteks yang tepat.
Pendekatan pembelajaran yang menyenangkan terbukti mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa. Kosakata yang sebelumnya hanya dipahami secara pasif mulai berkembang menjadi keterampilan berbahasa yang lebih aktif dan komunikatif.
Dampak bagi Siswa, Sekolah, dan Dunia Pendidikan
Kegiatan PKM ini memberikan manfaat yang luas. Bagi siswa, program ini membantu meningkatkan kemampuan listening, penguasaan kosakata, serta kepercayaan diri dalam belajar bahasa Inggris. Bagi sekolah, kegiatan ini menjadi alternatif metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif untuk diterapkan secara berkelanjutan.
Lebih jauh, hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan pembelajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah menengah pertama. Pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.
Penutup
Pembelajaran bahasa Inggris tidak harus selalu berlangsung secara kaku dan menegangkan. Melalui pendekatan intensive listening yang dikemas dengan aktivitas menyenangkan dan melibatkan siswa secara aktif, penguasaan kosakata dapat ditingkatkan secara efektif. Kegiatan PKM di SMP Pondok Modern Al Ghozali ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam pembelajaran mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.






