Google Bersalah

Published on

Keputusan pengadilan AS baru-baru ini menyatakan bahwa Google bertindak secara ilegal untuk menghancurkan persaingan dan mempertahankan monopoli di pasar pencarian online dan iklan terkait. Keputusan ini merupakan pukulan besar bagi Alphabet, perusahaan induk Google, dan dapat mengubah cara bisnis raksasa teknologi beroperasi. Google telah diseret ke pengadilan oleh Departemen Kehakiman AS pada tahun 2020 karena menguasai sekitar 90% pasar pencarian online. Keputusan ini menyoroti pentingnya persaingan sehat dalam industri teknologi dan dampaknya pada perusahaan besar seperti Google. Alphabet berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini.

Latest articles

Sinergi Keluarga, Aviasi Militer, dan Bisnis “Tepung Energi”: Komedi Putar Penegak Kedaulatan Kita

Mari angkat topi setinggi-tingginya untuk Mayor Laut (P) Faisal Mulia, eks Kasiopslat Wing Udara...

KOMPAS RUSAK DI KABIN KEKUASAAN: Paradoks Negara dan Ancaman Autopilot

Oleh: ET Hadi Saputra Pemerintah hari ini kerap menggaungkan mantra luhur tentang kebijakan publik berbasis...

Gubernur Bank Indonesia Mundur, Haruskah Panik?

Mundurnya seorang nahkoda moneter di tengah jalan bukanlah peristiwa biasa, melainkan manifestasi dari retaknya...

Tinjauan Kritis: Kampus Baru URI dan Pertaruhan Ambisi Politik Prabowo?

Pemerintah kembali menggulirkan proyek pendidikan berskala masif dengan mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) di...

Artikel Seperti Ini

Sinergi Keluarga, Aviasi Militer, dan Bisnis “Tepung Energi”: Komedi Putar Penegak Kedaulatan Kita

Mari angkat topi setinggi-tingginya untuk Mayor Laut (P) Faisal Mulia, eks Kasiopslat Wing Udara...

KOMPAS RUSAK DI KABIN KEKUASAAN: Paradoks Negara dan Ancaman Autopilot

Oleh: ET Hadi Saputra Pemerintah hari ini kerap menggaungkan mantra luhur tentang kebijakan publik berbasis...

Gubernur Bank Indonesia Mundur, Haruskah Panik?

Mundurnya seorang nahkoda moneter di tengah jalan bukanlah peristiwa biasa, melainkan manifestasi dari retaknya...