BerandaBeritaGregoria Mariska Tunjung berhasil mengakhiri penantian 16 tahun Indonesia

Gregoria Mariska Tunjung berhasil mengakhiri penantian 16 tahun Indonesia

Date:

Related stories

RESENSI BUKU: Menggugat Tirani Kertas di Tanah Ulayat

Judul Buku: Daerah Istimewa Dimana? Rekonstruksi Konstitusional untuk Masyarakat...

Mengawal Arah Kebijakan Fiskal 2026: Strategi Ekstensifikasi di Tengah Target Ambisius

JAKARTA – Tahun 2026 menjadi periode krusial bagi arsitektur...

Dilema Dompet Tipis dan Ilusi Pendapatan

Membeli kemakmuran dengan cara kelaparan adalah ide jenius bagi...

Matinya Simfoni Di Tanah Kayu Dan Tragedi Efisiensi Global

Ketika melodi piano tidak lagi mampu menutupi suara mesin...

Dugaan Korupsi Kredit BNI Rp 34 Miliar, Kejari Padang Segel Rumah dan Kantor Anggota DPRD Sumbar

Operasi yang berlangsung pada Senin (17/11/2025) tersebut menyasar dua...
spot_imgspot_img

Gregoria Mariska Tunjung berhasil mengakhiri penantian 16 tahun Indonesia di ajang bulu tangkis dengan memenangkan pertandingan dalam waktu 46 menit. Kemenangan ini membawa kebanggaan bagi Indonesia setelah sekian lama menunggu prestasi di sektor tunggal putri sehingga bis aberlaga di Olimpiade

Perjalanan Gregoria Mariska Tunjung hingga mencapai kemenangan ini sangat mengesankan dan penuh tantangan. Berikut adalah beberapa poin penting dari perjalanannya:

Awal Karier Gregoria mulai dikenal di dunia bulu tangkis internasional pada usia 16 tahun ketika ia memenangkan Singapore International pada tahun 20151. Ia juga memenangkan Indonesia International Challenge di Surabaya pada tahun yang sama.

Prestasi Junior. Pada tahun 2016, Gregoria meraih medali perak di Kejuaraan Junior Asia dalam kategori tunggal putri1. Perjalanan di Olimpiade Paris 2024.Gregoria berhasil melaju ke semifinal Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Ratchanok Intanon dari Thailand dengan skor 25-23 dan 21-923. Pertandingan tersebut berlangsung sengit, terutama di gim pertama yang berakhir dengan skor ketat 25-233. Kemenangan ini sangat berarti bagi Gregoria, mengingat ia pernah dikalahkan oleh Intanon di Olimpiade 20203.

Makna Kemenangan. Kemenangan ini mengakhiri penantian 16 tahun Indonesia untuk mencapai semifinal di sektor tunggal putri di Olimpiade2. Gregoria menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di cabang bulu tangkis pada Olimpiade Paris 20242.

Tantangan Selanjutnya. Gregoria akan menghadapi An Se-young dari Korea Selatan di babak semifinal3. Perjalanan Gregoria menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya dalam mencapai puncak prestasi di dunia bulu tangkis. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga seluruh Indonesia.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini