BerandaBUDAYA & MASYARAKATSMA NU M HUSNI THAMRIN

SMA NU M HUSNI THAMRIN

Published on

Sekolah Menengah Atas Negeri Unggulan Mohammad Husni Thamrin atau dikenal juga dengan nama SMANU MHT adalah salah satu dari SMA Negeri di DKI Jakarta. SMA Negeri Negeri Unggulan Mohammad Husni Thamrin Jakarta berada di bilangan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Salah satu syarat bisa mengikuti seleksi penerimaan di SMAN Unggulan MH Thamrin adalah nilai rapor semester 1 sampai 5 di SMP tidak boleh kurang dari 85 untuk mata pelajaran matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebelumnya syarat nilainya 80.

Karena dibiayai Pemda DKI dan murid tidak dipungut biaya, prosentase untuk murid non DKI Jakarta juga sama dengan sekolah negeri lainnya yakni 95 persen untuk warga DKI Jakarta dan hanya 5 persen untuk non DKI Jakarta.Di SMANU MH Thamrin tidak menerima pindahan dan jalur prestasi (Japres) di luar prestasi peraih Olimpiade berjenjang. Olimpiade tingkat nasional harus mendapat juara pertama sementara tingkat internasional boleh juara 1, 2 dan 3.

Namun olimpiade inipun bener-benar dilihat apakah berjenjang atau tidak. Berjenjang artinya juara dari tingkat kotamadya lalu ke tingkat propinsi lalu tingkat nasional. Nah, di level internasional sudah mewakili negara dan juga berjenjang dari juara nasional.

Penerimaan murid biasanya dibuka di bulan Februari. Seluruh persyaratan dan penerimaan ada di website PPDB SMANU MH Thamrin yakni http://ppdbsmanumht.jakarta.go.id. 

Bila berniat mendaftar di SMANU MH Thamrin harus rajin buka website mulai awal Februari. Soalnya, segala persyaratan dan proses seleksi terpampang jelas di website tersebut, termasuk nama-nama yang lolos di setiap tahap seleksi. 

Latest articles

KOMPAS RUSAK DI KABIN KEKUASAAN: Paradoks Negara dan Ancaman Autopilot

Oleh: ET Hadi Saputra Pemerintah hari ini kerap menggaungkan mantra luhur tentang kebijakan publik berbasis...

Gubernur Bank Indonesia Mundur, Haruskah Panik?

Mundurnya seorang nahkoda moneter di tengah jalan bukanlah peristiwa biasa, melainkan manifestasi dari retaknya...

Tinjauan Kritis: Kampus Baru URI dan Pertaruhan Ambisi Politik Prabowo?

Pemerintah kembali menggulirkan proyek pendidikan berskala masif dengan mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) di...

Daulat Maritim atau Romantisasi Bahari: Mengapa Laut Kita Butuh Senjata, Bukan Sekadar Mantra Budaya

Oleh: E T Hadi Saputra JAKARTA, tanahmerdeka.com — Diskursus mengenai masa depan kelautan Indonesia kembali...

Artikel Seperti Ini

KOMPAS RUSAK DI KABIN KEKUASAAN: Paradoks Negara dan Ancaman Autopilot

Oleh: ET Hadi Saputra Pemerintah hari ini kerap menggaungkan mantra luhur tentang kebijakan publik berbasis...

Gubernur Bank Indonesia Mundur, Haruskah Panik?

Mundurnya seorang nahkoda moneter di tengah jalan bukanlah peristiwa biasa, melainkan manifestasi dari retaknya...

Tinjauan Kritis: Kampus Baru URI dan Pertaruhan Ambisi Politik Prabowo?

Pemerintah kembali menggulirkan proyek pendidikan berskala masif dengan mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) di...